Laman

Senin, 08 Desember 2014

Bising dan Sunyi

Hai gelap...
Ku sapa engkau dalam diam
Ku menatapmu dalam sepi
Bertemankan sunyi
Bercerita tentang hening

Kamis, 26 Juni 2014

Down Side



Hari ini aku mendengar dari seseorang bahwa:

“Manusia itu tidak dirancang untuk menerima kekalahan atau kondisi terjatuh”

Rabu, 11 Juni 2014

Aku Ingin Tidur dan Tidak Bangun Lagi

Sampai saat ini sudah menjadi terlalu lelah dan terkadang ingin menyerah saja. Pertanyaan-pertanyaan "kenapa aku ya Allah?" masih sering terbesit setiap kali mengingat apa yang sebenarnya tidak perlu diingat. Kekhawatiran akan terjadi sesuatu lagi terkadang masih menghantui, bahkan saat seluruh dunia mengatakan untuk tetap tenang, atau saat seluruh dunia mendorongku untuk tetap kuat.

Senin, 26 Mei 2014

Teruntuk Mereka yang Mengasihiku

Ayahku pernah berkata padaku bahwa:

“semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Enjoy aja, kosongkan fikiran dan biarkan semua mengalir seperti air. Anggap apa yang kau lihat tercipta untukmu maka semua akan menjadi indah.”

Senin, 10 Maret 2014

Kita

Terang itu kini lelah menjalankan tugasnya hari ini
Dan gelap tau bahwa selanjutnya adalah tugasnya untuk menemaniku
Hembusan nafas angin malam membawaku ingin segera terlelap kembali dalam kasihmu
Berbantalkan rindu yg terus ada
Berselimutkan mimpi yg tak pernah sempat kita gapai

Senin, 24 Februari 2014

Rindu

Merindukanmu
Bukan sekedar "aku ingin bertemu"
Bukan sekedar "aku ingin melihat wajahmu"
Bukan sekedar "aku ingin merasakan pelukmu"
Tapi bagaimana kau masih ada untukku

Mungkin aku memang harus terus bersahabat dengan jarak
Pasrah bila terus dipermainkan waktu
Bermanis-manis pada keadaan
Yang sebenarnya kau pun tahu bahwa mereka tertawa gembira dan menari diatas rasa sabar yang masih terus dipupuk ini

Terkadang aku ingin menyerah
Memasukkan semua kenangan itu dalam peti kepalsuan yang diciptakan takdir
Lalu menghanyutkannya ke laut
Biar terseret ombak, biar hilang ditelan samudera, biar tenggelam dan membusuk didalam sana

Namun aku ingat lagi
Bagaimana sayangmu menghujaniku
Bagaimana kehangatanmu memelukku
Bagaimana kau menghilangkan dahagaku yang terus haus akan cintamu
Bagaimana jarak, waktu, dan keadaan pernah menjadi buta ketika bersamamu

Maaf
Bukan bermaksud menuntut mereka untuk tak lagi mengusik kita
Hanya saja terkadang hati dan logika tak lagi berjalan beriringan
Ketakutan menghatuiku, apakah senyum itu masih milikku