Bagaimana kabarmu dan kabar imanmu hari ini? semoga selalu dalam lindungan dan rahmat Allah SWT yah (amin ya rabbal alamin)
Aku ingin memberitahukan sesuatu kepadamu, tentang aku, tentang calon istrimu kelak, tentang calon ibu dari anak-anakmu nanti, tentang pendamping di duniamu dan insyaAllah di akhiratmu juga.
Aku mungkin tidak secantik dan semenarik mereka yang mungkin engkau temui saat ini, karena jika kecantikan yang engkau harapkan dariku maka kekecewaan lah yang nantinya akan kamu temui. Tetapi jika kamu mencari wanita yang mau mendengarkanmu, yang mau terus memperbaiki dirinya untukmu, yang dengan senantiasa mau dibimbing olehmu, maka insyaAllah kamu memilih orang yang tepat.
Aku mungkin tidak pandai memasak seperti tipe-tipe wanita idaman lainnya yang diinginkan orang-orang yaitu wanita yang pandai memasak karena ketakutanku jika berada terlalu lama dekat dengan kompor. Tetapi jika kamu mau bersabar menungguku yang tak pandai memasak ini belajar memasak makanan yang engkau sukai dan bisa kita nikmati bersama-sama dalam keluarga kecil kita, maka insyaAllah aku akan terus belajar memasak untukmu.
Aku mungkin wanita yang manja, tidak seperti tipe wanita idaman lainnya yang bisa mandiri dan tidak merepotkan orang lain. Karena itu maafkan aku jika nanti aku terkadang berlaku manja dan menyusahkanmu, semua itu karena aku benar-benar membutuhkanmu sebagaimana aku ingin engkau membutuhkanku sebanyak-banyaknya daripada aku membutuhkanmu.
Aku mungkin bukan wanita yang cerdas dan pintar seperti wanita lain yang cerdas dan pintar sehingga mampu membuat pria kagum akan kepintaran mereka. Tetapi aku selalu berusaha menyelesaikan pendidikanku dengan baik sehingga aku memiliki ilmu yang bermanfaat bukan untuk memamerkan kepintaranku tetapi karena kelak aku lah madrasah pertama anak-anak kita.
Aku ini pencemburu berat, jadi aku harap kelak jika kita bersama janganlah kau gores hatiku dengan kecemburuan karena mencintai orang lain yang bukan mahram mu, kecuali kamu lebih mencintai Allah SWT dan Rasulullah maka aku ikhlaskan engkau bagi cintamu yang besar itu kepada-Nya.
Semasa hidupku sebelum bertemu denganmu, aku mungkin telah mengalami banyak ujian-ujian yang membuat hatiku rapuh, tetapi aku yakin bahwa ujian-ujian itu diberikan Allah untukku untuk mendewasakan aku agak kelak aku mampu menyikapi cobaan kehidupan dalam mendampingimu kelak, sehingga aku bisa belajar menjadi tangguh sampai pada akhirnya nanti aku bertemu denganmu dan kamu akan bangga memiliki aku sebagai makmum mu.
Saat ini aku masih dalam asuhan kedua orang tuaku yang selalu menyebut aku dalam doanya agar aku menjadi anak yang sholehah sehingga kelak dapat menjadi tabungan untuk mereka berdua di akhirat. Tetapi jika suatu saat aku telah menjadi istrimu maka aku berharap aku dapat menjadi pendampingmu yang sholehah di dunia dan bidadarimu di akhirat.
Dear calon imam ku kelak....
Jagalah dirimu sebaik-baiknya untukku dan aku pula akan menjaga diriku sebaik-baiknya untukmu
Aku tidak ingin menjadi munafik untukmu sehingga suatu saat jika aku memiliki kekurangan yang tidak engkau ridhoi maka katakanlah dan aku akan menerima serta mengintrospeksi diriku agar menjadi lebih baik untukmu sehingga keluarga kecil kita akan selalu dalam ridho Allah SWT dalam nafkah yang halal, ilmu yang bermanfaat, dan pendidikan agama yang mampu kita pertanggungjawabkan.
Jika suatu saat kita berdua terjatuh, maka janganlah engkau malu dan kasihan kepada ku sehingga melepaskanku agar aku dapat berdiri dan melangkah kedepan sendirian. Tetapi genggamlah tanganku, biarkan aku terjatuh bersamamu, biarkan kita menikmati keterjatuhan itu bersama, biarkan kita berdua berusaha dalam keterjatuhan itu, biarkan aku membantumu dalam keterjatuhanmu sehingga kita dapat berdiri kembali bersama-sama,
Biarkan aku membantumu menjadi imam ku yang sholeh dan kamu membantuku menjadi makmum mu yang sholehah
Biarkan kita saling membantu dalam mencintai Allah dan Allah akan membantu kita pula untuk mencintai-Nya
Sudah dulu yah calon imam ku tersayang, ku lanjutkan menulis suratnya jika nanti engkau sudah menjadi suamiku.
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kenalan dulu, baru komentar!