Laman

Senin, 11 Februari 2013

LDR


LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan jarak jauh mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga pasangan muda-mudi saat ini. Hubungan jarak jauh yang dimaksud adalah hubungan yang dijalani seorang wanita dan seorang pria dalam keadaan dimana kedua pasangan ini tidak dalam lokasi daerah atau kota yang berdekatan. Misalnya saja seperti yang saya dan mantan pasangan saya alami, keadaan memaksa kami berada pada hubungan jarak jauh karena posisi kota tempat kami melanjutkan study terletak pada dua provinsi yang berbeda dan dengan jarak beribu-ribu kilometer jauhnya.


Banyak yang mengatakan bahwa hubungan jarak jauh itu tidak akan berhasil. Karena ketika seseorang menjalani hubungan jarak jauh, maka tingkat kecurigaan dan kecemburuan terhadap pasangan akan menjadi beribu-ribu kali lipat dari biasanya bahkan bisa lebih dari itu yang akan berdampak semakin tinggi fikiran-fikiran negatif terhadap pasangan. Semakin tinggi tingkat kecemburuan dan kecurigaan seseorang terhadap pasangannya, maka akan semakin intens pertengkaran atau perdebatan yang akan terjadi. Mulai dari rasa curiga bahwa pasangannya selingkuh, berbohong, atau mungkin menuduh pasangan yang aneh-aneh. Beberapa kasus yang saya temui tentang hubungan jarak jauh, kebanyakan pasangan yang menjalani LDR hanya bertahan paling lama 1 atau 2 tahun saja, sangat jarang sekali ditemukan pasangan yang berhasil melewati proses LDR. Sisanya? Silahkan dicerna sendiri.

Jarak memang menjadi kendala besar dalam sebuah hubungan. Jarak membuat seseorang merasa sepi, jarak membuat seseorang merasa jauh, jarak membuat seseorang merasa berbeda, dan jarak memaksa seseorang mencari pelampiasan atas hubungan yang dijalaninya. Kebanyakan dalam sebuah LDR pasti berakhir dengan hadirnya orang ketiga yang datang saat kekuatan kepercayaan dan perasaan pasangan tersebut sedang diuji dengan yang namanya jarak. Bisa juga berakhir ketika seseorang sudah merasakan bahwa jarak telah membuat perbedaan terhadap pasangan apalagi pasangan yang berbeda kota atau negara dimana lingkungan pergaulan dan kehidupan berbeda-beda sehingga perbedaan-perbedaan itu menimbulkan rasa tidak cocok lagi terhadap pasangan. Kesibukan dari kegiatan masing-masing juga memaksa seseorang untuk bersikap lebih egois karena haus akan perhatian dari pasangannya, biasanya kesibukan pasangan juga menjadikan suatu hubungan LDR tidak berjalan dengan baik.

Ketika suatu pasangan ditakdirkan untuk berhubungan jarak jauh, maka mental lah yang paling banyak berperan dan diuji. Kepercayaan dan tetap berfikiran positif adalah aspek utama dalam menentukan kelanggengan suatu hubungan apalagi hubungan jarak jauh. Dengan percaya, maka pasangan akan merasa bahwa jarak bukan hambatan untuk tetap berhubungan. Dengan berfikiran positif, maka pasangan akan merasa bahwa kita bisa lebih bijaksana untuk menjaga agar hubungan yang dijalani bisa tetap bertahan. Sama-sama saling menjaga perasaan dan menjaga komunikasi juga merupakan salah satu pendukung dalam usaha mempertahankan hubungan.

Keep positive thinking & keep romantic :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenalan dulu, baru komentar!