LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan jarak jauh
mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga pasangan muda-mudi saat ini. Hubungan
jarak jauh yang dimaksud adalah hubungan yang dijalani seorang wanita dan
seorang pria dalam keadaan dimana kedua pasangan ini tidak dalam lokasi daerah
atau kota yang berdekatan. Misalnya saja seperti yang saya dan mantan pasangan
saya alami, keadaan memaksa kami berada pada hubungan jarak jauh karena posisi kota
tempat kami melanjutkan study terletak pada dua provinsi yang berbeda dan
dengan jarak beribu-ribu kilometer jauhnya.
Banyak yang
mengatakan bahwa hubungan jarak jauh itu tidak akan berhasil. Karena ketika
seseorang menjalani hubungan jarak jauh, maka tingkat kecurigaan dan kecemburuan
terhadap pasangan akan menjadi beribu-ribu kali lipat dari biasanya bahkan bisa
lebih dari itu yang akan berdampak semakin tinggi fikiran-fikiran negatif
terhadap pasangan. Semakin tinggi tingkat kecemburuan dan kecurigaan seseorang
terhadap pasangannya, maka akan semakin intens pertengkaran atau perdebatan
yang akan terjadi. Mulai dari rasa curiga bahwa pasangannya selingkuh, berbohong,
atau mungkin menuduh pasangan yang aneh-aneh. Beberapa kasus yang saya temui
tentang hubungan jarak jauh, kebanyakan pasangan yang menjalani LDR hanya
bertahan paling lama 1 atau 2 tahun saja, sangat jarang sekali ditemukan
pasangan yang berhasil melewati proses LDR. Sisanya? Silahkan dicerna sendiri.
Jarak memang menjadi kendala
besar dalam sebuah hubungan. Jarak membuat seseorang merasa sepi, jarak membuat
seseorang merasa jauh, jarak membuat seseorang merasa berbeda, dan jarak
memaksa seseorang mencari pelampiasan atas hubungan yang dijalaninya.
Kebanyakan dalam sebuah LDR pasti berakhir dengan hadirnya orang ketiga yang
datang saat kekuatan kepercayaan dan perasaan pasangan tersebut sedang diuji
dengan yang namanya jarak. Bisa juga berakhir ketika seseorang sudah merasakan
bahwa jarak telah membuat perbedaan terhadap pasangan apalagi pasangan yang
berbeda kota atau negara dimana lingkungan pergaulan dan kehidupan berbeda-beda
sehingga perbedaan-perbedaan itu menimbulkan rasa tidak cocok lagi terhadap
pasangan. Kesibukan dari kegiatan masing-masing juga memaksa seseorang untuk
bersikap lebih egois karena haus akan perhatian dari pasangannya, biasanya
kesibukan pasangan juga menjadikan suatu hubungan LDR tidak berjalan dengan
baik.
Ketika suatu pasangan ditakdirkan
untuk berhubungan jarak jauh, maka mental lah yang paling banyak berperan dan
diuji. Kepercayaan dan tetap berfikiran positif adalah aspek utama dalam
menentukan kelanggengan suatu hubungan apalagi hubungan jarak jauh. Dengan
percaya, maka pasangan akan merasa bahwa jarak bukan hambatan untuk tetap berhubungan.
Dengan berfikiran positif, maka pasangan akan merasa bahwa kita bisa lebih
bijaksana untuk menjaga agar hubungan yang dijalani bisa tetap bertahan. Sama-sama
saling menjaga perasaan dan menjaga komunikasi juga merupakan salah satu
pendukung dalam usaha mempertahankan hubungan.
Keep positive thinking & keep romantic :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kenalan dulu, baru komentar!